banner 728x250
Daerah  

Kementerian PU Diminta Copot Satker Perencanaan BPJN

Ambon, – Kementerian Pekerjaan Umum diminta mengevaluasi dan mencopot Kepala Satuan Kerja (Satker) Perencanaan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku, karena hasil perencanaan sejumlah paket proyek, amburadul dan berdampak pada penyelesaian proyek proyek milik BPJN Maluku, tahun 2026 ini.

banner 120x600
banner 468x60

Sumber resmi di BPJN Maluku kepada media ini mengakui, perencanaan yang dilakukan Satker, pimpinan Yulet Yoris, untuk sejumlah paket proyek milik BPJN Maluku, amburadul dan  tidak sesuai  kondisi geografis wilayah proyek maupun kenaikan pada sejumlah harga satuan bahan baku.

Hal ini sebagai akibat, perencanaan tanpa turun lapangan, alias copy-paste dan ini sangat menimbulkan kerugian bagi para rekanan  yang berujung pada protes sejumlah pengusaha di daerah ini, yang terlibat dalam pelaksanaan pekerjaaan paket proyek milik BPJN Maluku, ujar sumber itu

banner 325x300

Dijelaskan, jika perencanaan abal-abal, maka sangat fatal dan berdampak ke kontraktor dalam penyelesaian pekerjaan serta sangat merugikan pengusaha, sehingga wajar jika pengusaha protes.

Tidak hanya itu, akibat perencanaan copy-paste, sejumlah paket proyek yang dibiayai melalui bantuan Surat  Berharga Syariah Negara (SBSN),  bernilai ratusan miliar rupiah ,  terancam macet dan merugikan pihak rekanan mitra BPJN Maluku.

Di Satker, akui sumber itu, ada tersedia dana cukup besar,  untuk perencanaan, tapi tidak survei langsung, bahkan mereka berharap dari hasil survei awal tenaga lapangan milik kontraktor yang dijadikan bahan untuk membuat perencanaan.

Kondisi ini sudah berlangsung lama dan sengaja dibiarkan oleh Satker, sehingga kementerian diminta untuk segera melakukan evaluasi kinerja Satker Perencanaan BPJN Maluku yang tidak becus bekerja.

Sampai dengan berita ini diturunkan, Plt Kepala BPJN Maluku, David  Samosir yang dihubungi via telepon maupun chat, tidak merespon. (MTN)

 

banner 325x300